Selayang Pandang ( Ponpes Temulus )
SELAYANG PANDANG PONDOK PESA NTREN TEMULUS “TEMULUS”, sebuah perkampungan di desa Kedungharjo, tapal batas Jawa Timur – Jawa Tengah lintas selatan dengan perbatasan berupa sungai yang terkenal dengan nama “Kalisawur”. “TEMULUS” adalah sebuah nama yang penuh makna yang dibuat dan ditetapkan oleh sang penemu yang dengan tulus turut berjuang, bertahan dan melawan penjajahan sekaligus berjuang membentengi mental spiritual kaumnya dengan bimbingan amaliyah Thariqah Naqsyabandiyyah Khalidiyyah Mujaddadiyyah. Beliau ialah simbah Kyai Darkun Imam Basri (wafat pada ....) beliau adalah santrinya mbah KH. Sholeh, Ndarat, Semarang (wafat pada 18/12/1903 atau 28 Ramadhan, 1321 H.) Sejak wafatnya mbah Kyai Darkun Imam Basri, Temulus mengalami masa “fatroh” (transisi generasi) selama -+ 50 tahun. Pada akhirnya, pada tahun 1991 mbah Kyai Sodir Masyhuri Bin Kyai Darkun Imam Basri mewakafkan area Temulus, peninggalan dari sang ayah seluas 2945 M2 ditujukan untuk...